Sebuah insiden pertikaian antara seorang wanita tua dan wanita muda terjadi di dalam kereta MTR di Hong Kong, yang terekam dalam sebuah klip video dan menjadi viral pada hari Sabtu. Klip tersebut diunggah di platform media sosial Threads, memperlihatkan bagaimana wanita tua yang duduk di salah satu dari dua kursi prioritas berusaha keras untuk mengusir wanita muda yang duduk di sebelahnya.
Dalam video tersebut, wanita tua tampak mendorong wajah wanita muda, menarik rambutnya, serta menggoyangkan kepalanya sambil menggunakan kakinya untuk menyikut kakinya. Meskipun menghadapi serangan fisik, wanita muda tersebut tidak membalas atau terlibat dalam perdebatan verbal.
Seorang penumpang lain yang duduk di dekat mereka mencoba meminta agar wanita tua tersebut melepaskan wanita muda, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Sebuah foto yang menyertai unggahan yang sama menunjukkan wanita tua itu bersembunyi di balik punggung wanita muda, menutupi wajah dan sebagian tubuhnya.
Insiden ini menarik perhatian publik, terutama di kalangan pengguna media sosial, yang mengomentari situasi tersebut dengan berbagai reaksi. Beberapa netizen mengecam tindakan agresif wanita tua, sementara yang lain mempertanyakan etika penggunaan kursi prioritas di transportasi umum. Situasi ini juga memicu diskusi mengenai kepatuhan dan sikap saling menghormati di ruang publik, terutama ketika menyangkut hak-hak penumpang yang lebih rentan.
Di Indonesia, insiden serupa sering kali mencerminkan tantangan dalam menjaga kesopanan di ruang publik, terutama di transportasi umum yang padat. Hal ini menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya saling menghormati satu sama lain, apalagi bagi mereka yang lebih tua atau memiliki kebutuhan khusus.
